Sektor Pertanian

Standard

Kelompok 1:
Diah Pramasti (21216955)
Fajar Oktavaria N. (22216562)
Hastika Aulia Firdhausya (27216973)
Rizky Akbar (26216592)
Widi Fadila W.P (27216625)

Kelas: 1EB19

Mata Kuliah: Perekonomian Indonesia#

  1. Sektor Pertanian di Indonesia

Sektor pertanian merupakan salah satu tulang punggung dalam pembangunan perekonomian nasional. Selain mampu menyerap tenaga kerja, sektor pertanian juga berperan penting dalam pembentukan PDB, penerimaan devisa, penyediaan pangan, pengentasan kemiskinan, perbaikan pendapatan masyarakat, bahkan pembentuk budaya bangsa dan penyeimbang ekosistem.

Peran Sektor Pertanian dalam Kehidupan

  • Menyediakan kebutuhan pangan penduduk
  • Menyerap tenaga kerja
  • Pemasok bahan baku industri
  • Sumber penghasil devisa

Sub Sektor Pertanian

1) Tanaman Pangan

  • Biasanya diusahakan oleh rakyat, bukan oleh pengusaha atau pemerintah.
  • Komoditas: padi, jagung, ketela, kacang tanah, kedelai, sayuran dan buah-buahan

2) Perkebunan

  • Perkebunan rakyat: diusahakan sendiri oleh rakyat, skala kecil, teknologi budidaya sederhana. Hasil: karet, kopra, teh, kopi, tembakau, cengkeh, kapas, dan rempah-rempah
  • Perkebunan besar: dijalankan oleh perusahaan perkebunan berbadan hukum. Hasil: karet, teh, kopi, kelapa sawit, coklat, kina, tebu, rami, dan berbagai serat.

Continue reading

PDB, Pertumbuhan, dan Perubahan Struktur Ekonomi

Standard

Kelompok 1:
Diah Pramasti (21216955)
Fajar Oktavaria (22216562)
Hastika Aulia Firdhausya (27216973)
Rizky Akbar (26216592)
Widi Fadila W.P (27216625)

Kelas: 1EB19

Mata Kuliah: Perekonomian Indonesia#

  1. Jelaskan tentang produk domestik bruto, berikan contoh yang berkaitan dengan PDB!

PDB atau Produk Domestik Bruto dalam bahasa internasional disebut juga GDP atau Gross Domestic Product. Menurut para ahli, PDB dapat diartikan bahwa jumlah produksi baik barang atau jasa yang telah dihasilkan oleh unit produksi di suatu daerah pada saat tertentu. Menurut Gregory Mankiw, pengertian Produk Domestik Bruto terbagi menjadi dua, yaitu:

  • Seluruh pengeluaran untuk barang jadi dan jasa yang diproduksi dalam negeri,atau
  • Seluruh pendapatan yang dihasilkan oleh seluruh pemilik faktor produksi dalam negeri.

Produk Domestik Bruto (PDB) pada umumnya digunakan sebagai:

  • Indikator baik buruknya perekonomian negara
  • Tolak ukur kesejahteraan masyarakat
  • Bagi para ekonom, ahli statistika, dan wartawan, dapat digunakan sebagai proyeksi pertumbuhan & perkembangan ekonomi
  • Walaupun perhitungan pendapatan nasional bukan merupakan ilmu yang pasti, dapat memberikan informasi kinerja ekonomi serta bagaimana produksi/pendapatan dihasilkan dan pengeluaran dialokasikan
  • Mengukur produktivitas suatu negara

PDB terdiri atas empat komponen, yaitu:

  • Konsumsi Privat (Private Consumption); menghitung konsumsi dari individu atau rumah tangga untuk beberapa jenis barang seperti;
  1. Durable Goods yakni barang yang memiliki yang relatif panjang (lebih dari 3 tahun). Contoh: motor, mobil, elektronik dan lain-lain tapi tidak termasuk untuk pembelian rumah baru.
  2. Non-Durable Goods yakni barang yang langsung dikonsumsi dan habis manfaatnya. Contoh, makanan, minuman, sepatu dan lain-lain.
  3. Service yakni konsumsi untuk jasa. Contoh, jasa dokter.
  • Investasi (Investment); menghitung suatu pengeluaran untuk barang modal. Contoh: pembelian rumah, membangun pabrik baru, program baru dan berbagai jenis investasi lainnya.
  • Pengeluaran Pemerintah (Government Spending); menghitung semua pengeluaran yang Pemerintah lakukan. Contoh: membayar gaji PNS atau pegawai pemerintah, membeli peralatan militer, membangun jalan dan lain-lain.
  • Ekspor Bersih (Net Export); menghitung selisih yang didapat dari Total Ekspor dikurangi Total Impor.

Rumus Mencari PDB

PDB = C + I + G + (X-M)

Continue reading

Pengaruh MEA Terhadap Ketenagakerjaan di Indonesia

Standard

I. Pendahuluan

Pertumbuhan ekonomi suatu negara merupakan hal yang sangat penting untuk dicapai karena setiap negara menginginkan adanya proses perubahan perekonomian yang lebih baik dan pertumbuhan ekonomi akan menjadi indikator keberhasilan pembangunan ekonomi suatu negara.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi yaitu faktor sumber daya manusia, faktor sumber daya alam, faktor ilmu pengetahuan dan teknologi, faktor  budaya, dan faktor daya modal.

Indonesia belum dapat memaksimalkan kelima faktor tersebut walaupun tercatat sebagai negara pemilik sumber daya alam paling berlimpah dan jumlah penduduk paling banyak di antara negara-negara di Asia Tenggara, yakni sekitar 250 juta orang atau 40 persen dari total penduduk ASEAN.

Hal tersebut menjadi alasan Indonesia untuk membentuk ASEAN Economic Community (AEC) 2015 atau lebih dikenal dengan istilah Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 bersama sembilan negara anggota ASEAN lainnya.

MEA – Masyarakat Ekonomi ASEAN – adalah pola integrasi ekonomi ASEAN (Association of South East Asian Nation) di mana adanya perdagangan bebas (free trade) antar negara-negara anggota ASEAN yang telah disepakati bersama untuk mengubah ASEAN menjadi kawasan yang stabil, makmur, dan sangat kompetitif. MEA merupakan realisasi tujuan akhir dari integrasi ekonomi yang tercantum dalam Visi ASEAN 2020 yang tercetus dalam KTT ke-2 ASEAN tahun 1997.

Dengan dimulainya MEA maka seluruh negara anggota ASEAN harus meleburkan batas teritori masing-masing negara dalam sebuah pasar bebas, tak terkecuali Indonesia. Terdapat lima hal yang tidak boleh dibatasi peredarannya yaitu, arus barang, arus jasa, arus modal, arus investasi dan arus tenaga kerja terdidik/profesional.

 II. Isi

Tenaga kerja mencakup penduduk yang sudah atau sedang bekerja, yang sedang Continue reading

Bauran Pemasaran: BITES (Nasi Isi Ayam)

Standard

Anggota kelompok:

  1. Atika Heni P. (21216178)
  2. Hastika Aulia F. (27216973)
  3. Lidia Oktaviani (24216042)
  4. Putri Estiningrum (25216850)
  5. Tia Aryani (27216373)
  6. Widi Fadila W.P. (27216625)

Product (Produk)

  • Produk yang dijual adalah “BITES”.
  • Makanan ini merupakan makanan yang sederhana dan praktis karena hanya dengan membuka kemasan, makanan dapat langsung dimakan
  • Cocok sekali untuk orang yang enggan membawa bekal.
  • BITES memiliki 5 varian rasa yaitu:
    1. Ayam kecap
    2. Ayam balado
    3. Ayam rujak
    4. Ayam rendang
    5. Ayam opor

Price (Harga)

Rp 10.000 per pcs untuk semua varian rasa.

Place (Tempat)

  • Diproduksi dan didistribusi di Jl. Prambanan 7 No. 16, RT 01 RW 008 Rawalumbu Utara, Bekasi Timur.
  • Distribusi lainnya dilakukan dengan mendatangi beberapa sekolah, diantar menggunakan jasa Go-jek, dan dapat diambil langsung di rumah oleh konsumen.

Promotion (Promosi)

  1. Personal Selling

Penjual menawarkan langsung secara lisan & bertatap muka kepada konsumen.

  1. Word Of Mouth (mulut ke mulut)

Konsumen memperkenalkan BITES kepada konsumen lain.

  1. Media Sosial

Penjual memperkenalkan & menjual BITES melalui akun instagram @BITESfood .

  1. Brosur

Alur Ilustrasi Majestyk Bakery & Cake Shop

Standard

Pemeran:

  1. Atika Heni P. (21216178) sebagai pelayan 1
  2. Hastika Aulia F. (27216973) sebagai kasir
  3. Lidia Oktaviani (24216042) sebagai pelayan 2
  4. Putri Estiningrum (25216850) sebagai pelanggan 1
  5. Tia Aryani (27216373) sebagai pelanggan 2
  6. Widi Fadila W.P. (27216625) sebagai pelanggan 3

Alur ilustrasi:

Pada suatu hari di Toko Roti dan Kue, Majestyk, datanglah 3 pelanggan yang ingin membeli roti. Kedatangan ketiga pelanggan tersebut disambut oleh seorang pelayan di pintu masuk dengan senyuman yang ramah sambil mengatakan ”Selamat datang di Majestyk! Selamat belanja!”. Ketiga pelanggan tersebut merespon dengan senyum.

Sesampainya di meja tempat roti-roti dijual, para pelanggan mulai memilih-milih roti. Sayang, roti yang diinginkan pelanggan tidak tersedia di display. Tidak lama kemudian, datang seorang pelayan yang menawarkan bantuan. Mereka menanyakan ketersediaan roti yang mereka inginkan. Pelayan tersebut kemudian pergi untuk mencari roti yang diinginkan pelanggan tersebut. Ternyata, roti yang diinginkan pelanggan tersebut juga tidak ada di dapur. Mereka memutuskan untuk membeli roti yang tersedia di display.

Setelah memilih roti, mereka berjalan menuju kasir sambil membawa roti yang akan mereka beli untuk membayar. Setelah kasir menghitung total pembelian, kasir menawarkan suatu promo yaitu beli 1 pcs roti tawar akan mendapat gratis 1 buah cup cake. Pelanggan tertarik dan memutuskan untuk membeli roti tawar. Kasir memberi kode kepada pelayan untuk mengambil roti tawar dan cup cake.

Setelah pelayan datang membawa roti tawar dan cup cake, kasir kembali menghitung total pembelian mereka. Karena tidak membawa uang tunai, pelanggan membayar menggunakan kartu kredit. Setelah transaksi selesai, kasir memberikan satu kantong plastik berisi roti-roti yang mereka beli dan tidak lupa kasir mengucapkan terima kasih kepada pelanggan tersebut.

Selesai membeli roti, mereka pulang dan kembali disambut oleh pelayan dengan senyum sambil mengatakan “Terima kasih, Kak. Selamat datang kembali!”